Business

ikln

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

30 August 2010

Hari Raya tidak perlu serba baru.

Bagi sebagian orang, merayakan Idul Fitri masih identik dengan baju baru, dekorasi rumah baru, juga aneka sajian kue kering, ketupat, dan opor ayam. Tak heran jika tingkat konsumsi menjelang hari raya cenderung melonjak.

Mengelola keuangan selama Ramadan menjadi penting agar tak terjadi kekacauan usai hari raya. Buat skala prioritas agar tak mengalami besar pasak daripada tiang.

"Ibu-ibu harus bijak mengelola keuangan, jangan sampai salah perhitungan," kata Ibu Negara, Ani Yudhoyono, di sela-sela acara Pesta Tenun 2010, Ritz Carlton Jakarta, Jumat, 27 Agustus 2010. "Belanja saat puasa dan menjelang hari raya harus dibatasi."

Ibu Ani mengingatkan para ibu agar tak terlena dengan tunjangan hari raya. Jangan sampai, konsumsi persiapan Lebaran menyisakan beban pascahari raya. "Berhematlah dari sekarang, lakukan gaya hidup sederhana dan jangan sampai menyesal belakangan.

Agar THR tidak langsung ludes, solusinya mudah. Lakukan beberapa strategi jitu untuk memaksimalkan manfaat THR.

- Simpan di rekening Anda yang tidak ber-ATMAgar THR tidak langsung dibelanjakan, pindahkan ke rekening yang tidak memiliki ATM. Hal ini perlu agar Anda tidak ldebit eluasa menarik uang dari mesin ATM, atau berbelanja setiap saat.

- Tabung sebagianSisihkan sekitar 10% untuk ditabung. Makin besar porsi untuk ditabung, makin baik. Jika ingin membeli barang,cobalah memilih produk yang memiliki nilai investasi, misalnya emas. Gunakan kesempatan ini untuk menabung lebih banyak daripada biasanya.

- Prioritaskan keperluanSusun daftar barang atau keperluan yang harus didahulukan. Sisihkan untuk membayar THR orang-orang yang bekerja di rumah Anda, seperti pembantu dan sopir. Alokasikan sebagian uang THR untuk membeli makanan dan kue. Sebaiknya jangan membeli pakaian terlalu banyak. Dengan sedikit mix and match, baju Lebaran lama bisa disulap menjadi baru. Dengan begitu, jatah dana untuk pakaian bisa dialokasikan ke tempat lain yang lebih penting.

- Buat Anggaran mudikJika ingin mudik, sebaiknya Anda menyusun rencana jauh-jauh hari. Buatlah perkiraan kenaikan harga tiket yang biasanya melonjak. Kurangi belanja yang tidak perlu. Fokuskan pada biaya yang akan dikeluarkan untuk perjalanan mudik, selama di kampung, dan perjalanan pulang.

- Sisihkan untuk melunasi utangAnda bisa memanfaatkan sebagian uang THR untuk melunasi utang. Mungkin, Anda akan merasa THR lenyap begitu saja tanpa Anda membeli apa pun. Tapi, setelah Idul Fitri usai, Anda akan bisa merasakan betapa ringannya hidup tanpa utang.

- InvestasiTHR boleh saja digunakan untuk investasi. Jika ingin aman, sebaiknya berkonsultasilah dengan pakarnya. Salah satu investasi yang aman adalah menggunakan THR untuk membayar premi asuransi pendidikan anak-anak, kesehatan, atau jaminan hari tua. (vivanews.com)

24 August 2010

Award Mempererat Persahabatan.

Sekian lama mengembara...dari musim duren hingga musim rambutan,mampir kesana kemari tidak lupa nongkrong dulu diblog sobat priagoenk,akhirnya dikasih THR AWARD.

 Welah dalah AWARDnya ada embel-embel pertanya'an,langsung saya jawab sebagai berikut:

1. Apa nama blog kamu???
Goeztcool

2. Apa tema blog kamu???
informasi seputar kita dan seputar dunia Blog.

3. Bagi kamu blog itu apa sih???
Bagi saya Blog adalah sarana  komunikasi dunia maya..
dan tempat untuk menampung informasi.

4. Apa yang kamu cari atau tujuan kamu ngeblog ???
ngeBlog menambah ilmu pengetahuan dan saling berbagi info ataupun ilmu.
blogging biar waktu cepet sore hehe..

5. Bagikan award dan tag ini ke 5 orang terdekat kamu ...
Award ini saya berikan kepada :

1.Jamian
2.Halimah
3.Elvindinata
4.PIK
5.Kerinci
Silahkan bagi yang mendapatkan AWARD segera diambil....okey Brow..



Masih ada satu lagi nih....Terimakasih banyak buat CoREtaN mieny_angel,sebuah kehormatan karena saya telah kebagian tugas mulia ini,seperti perintah sebelumnya saya akan membagikan AWARD ini kepada sahabat blogger diantaranya:

1.imankikuk
2.grecek
3.Sida
4.adhi-kalem
5.BRI Jakarta Veteran
6.Ferdinand
7.oempak
8.artiirhamna
9.Kerajaan Air Mata
10.danny

Nah, buat sahabat yang menerima award wajib membagikan ulang award ini kepada (10) sepuluh orang temannya. Selanjutnya, penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel masing-masing :


1.
2.
3.
4.http://www.bebcomputer.co.cc/
5.http://elearning-kom.blogspot.com/
6.http://wiwidkurniadi.blogspot.com/
7.http://sely-biru.blogspot.com/
8.http://dapurmamienyabintang.blogspot.com/
9.http://tridarmini.blogspot.com/

10.http://goeztcool.blogspot.com/

Sebelum sahabat meletakkan link-link di atas, hapus dulu peserta nomor 1 dari daftar (Jika ada). Jadi semua peserta naik 1 level, nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi nomor 2 dst. Terus masukkan link blog sahabat sendiri di nomor 10. Perlu diingat, kalian harus adil dalam menjalankannya. Kalau tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan di dapat adalah :

Posisi 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jumlah backlink = 5
Posisi 8, jumlah backlink = 25
Posisi 7, jumlah backlink = 125
Posisi 6, jumlah backlink = 625
Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
Posisi 4, jumlah backlink = 15,625
Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125

Mantab khan sob....tahun depan bisa PR 5 piis...



23 August 2010

MALAM LAILATUL QADAR

 Assalamu'alaikum..wr.wb....

Bagaimana sobat muslim masih puasakah...???saya ada artikel nih walaopun dari tetangga tapi boleh juga untuk memperdalam ilmu dan pengetahuan seputar Ramadhan.

Semua pasti telah mengetahui keutamaan malam Lailatul Qadar. Namun, kapan malam tersebut datang? Lalu adakah tanda-tanda dari malam tersebut? Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk mendapatkan malam yang keutamaannya lebih baik dari 1000 bulan.


Segala puji bagi Allah atas berbagai macam nikmat yang Allah berikan. Shalawat dan salam atas suri tauladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada keluarganya dan para pengikutnya.

Bersemangatlah di Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Para pembaca –yang semoga dimudahkan Allah untuk melakukan ketaatan-. Perlu diketahui bahwa sepertiga terakhir bulan Ramadhan adalah saat-saat yang penuh dengan kebaikan dan keutamaan serta pahala yang melimpah. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu suri tauladan kita –Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam- dahulu bersungguh-sungguh untuk menghidupkan sepuluh hari terakhir tersebut dengan berbagai amalan melebihi waktu-waktu lainnya. Sebagaimana istri beliau –Ummul Mu’minin Aisyah radhiyallahu ‘anha- berkata,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR. Muslim)
Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan,
كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’,pen), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Maka perhatikanlah apa yang dilakukan oleh suri tauladan kita! Lihatlah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah malah mengisi hari-hari terakir Ramadhan dengan berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan untuk persiapan lebaran (hari raya). Yang beliau lakukan adalah bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah seperti shalat, membaca Al Qur’an, dzikir, sedekah dan lain sebagainya. Renungkanlah hal ini!

Keutamaan Lailatul Qadar

Saudaraku, pada sepertiga terakhir dari bulan yang penuh berkah ini terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ (4)

“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3-4). Malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1)

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadar [97] : 1)

Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5)

Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi?

Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ - يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ - فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.” (HR. Muslim)

Dan yang memilih pendapat bahwa lailatul qadar adalah malam kedua puluh tujuh sebagaimana ditegaskan oleh Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu. Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari bahwa lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun. Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhari)

Catatan : Hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah agar terbedakan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan pada hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. Semoga Allah memudahkan kita memperoleh malam yang penuh keberkahan ini. Amin Ya Sami’ad Da’awat.

Do’a di Malam Lailatul Qadar

Sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada lailatul qadar, lebih-lebih do’a yang dianjurkan oleh suri tauladan kita –Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana terdapat dalam hadits dari Aisyah. Beliau radhiyallahu ‘anha berkata,
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ « قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى »

”Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab,”Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (artinya ‘Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Ash Shohihah)

Tanda Malam Lailatul Qadar

[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel http://rumaysho.com